Coming Soon: PENGENALAN METODE PENELITIAN KUALITATIF GROUNDED THEORY DALAM PENELITIAN ARSITEKTUR


Buku ini disusun sebagai upaya untuk menghadirkan referensi akademik yang komprehensif, sistematis, dan mendalam mengenai metode penelitian kualitatif, dengan fokus utama pada metode/pendekatan Grounded Theory.

Dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan praktik penelitian, kebutuhan akan metode yang mampu menggali makna, proses, dan konstruksi sosial secara mendalam semakin meningkat. Metode Grounded Theory hadir sebagai salah satu pendekatan yang tidak hanya berfungsi sebagai metode analisis data, tetapi juga sebagai strategi untuk membangun teori yang berakar langsung dari realitas empiris.

Meskipun metode Grounded Theory jarang digunakan dalam penelitian arsitektur, metode ini efektif untuk aspek sosial dan kesehatan, sehingga cocok untuk menyelidiki psikologi arsitektur. Oleh karena itu, pemahaman yang utuh dan aplikatif terhadap metode ini menjadi sangat penting, khususnya bagi mahasiswa, peneliti, dan praktisi lintas disiplin ilmu, terutama bidang keilmuan yang spesifik, khususnya dalam memahami fenomena ruang, makna, dan pengalaman manusia dalam lingkungan binaan.

Metode Grounded Theory bermanfaat dalam penelitian arsitektur karena menghasilkan teori/konsep baru yang substansial, berdasarkan fenomena yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari (teori didasarkan pada data) yang berakar pada pengalaman nyata dari pengguna, bukan sekadar asumsi peneliti/perancang.

Buku berjudul Pengenalan Metode Penelitian Kualitatif Grounded Theory dalam Penelitian Arsitektur berisi pengenalan metode/pendekatan penelitian kuantitatif, kualitatif dan mixed methods yang dilengkapi dengan latar belakang, sejarah singkat perkembangan metode Grounded Theory dari Glaser & Strauss (Klasik), Strauss & Corbin (Sistematis), sampai Charmaz (Konstruktivis), prinsip utama, pengumpulan data, proses analisis, validasi dan reliabilitas, penyusunan teori/konsep baru yang bersifat substantif, etika penelitian, serta langkah-langkah praktis penerapan metode Grounded Theory dalam penelitian arsitektur dan contoh penggunaannya diambil dari sebagian disertasi penulis berjudul: “Teorisasi Fenomena Penguasaan Teritori Skala Meso di Blok Seruni 5, Rusunawa Bumi Cengkareng Indah, DKI Jakarta.”

Diharapkan, buku ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan metodologi penelitian kualitatif, serta menjadi rujukan yang bermanfaat bagi dunia akademik dan praktik profesional.

Judul: Pengenalan Metode Penelitian Kualitatif Grounded Theory dalam Penelitian Arsitektur
Penulis: Prof. Dr. Ir. Ar. Fermanto Lianto, M.T., IAI
ISBN:
Ukuran: 148 mm x 210 mm
Jumlah Halaman: 164

Fermanto Lianto adalah Profesor Bidang Ilmu Arsitektur; Dewan Fakultas Universitas Tarumanagara; Manajer Pengembangan dan Kerja Sama Fakultas Teknik (2022–2026); Ketua Jurusan Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik (2018–2022). Dosen Tetap Universitas Tarumanagara: Program Studi Sarjana, Profesi, dan Pascasarjana Arsitektur, Pascasarjana Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Sipil, dan Doktor Ilmu Teknik Sipil. Memperoleh gelar Insinyur Arsitektur dan Magister Teknik Sipil dari Universitas Tarumanagara, serta Doktor Arsitektur dari Universitas Katolik Parahyangan. Bekerja sebagai Arsitek Profesional (IAI), Anggota IAI Jakarta dan memiliki SKK Arsitek Utama (Jenjang 9): Ahli Utama. Tertarik pada desain bangunan, rekayasa teknologi arsitektur, perumahan, dan fashion architecture.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *