
Buku ini merupakan sejarah Jemaat Emaus Liliba. Menyelami sejarah perintisan dan pembangunan awal Jemaat GMIT Emaus
Liliba menjadi sebuah berkat tersendiri. Sebab, karya Allah Tritunggal yang nyata melalui para perintis, tokoh pembangunan awal, dan seluruh jemaat pada masa itu menghadirkan begitu banyak refleksi iman yang mendalam. Dalam sejarah ini, kami melihat dengan jelas bagaimana Allah Tritunggal hadir dan bekerja dengan penuh kasih di tengah umat-Nya.
Mendengar kisah pengorbanan dalam berbagai bentuk dari para pelaku sejarah telah menjadi sumber inspirasi yang menguatkan kami. Kami sungguh melihat dan mengalami bahwa Tuhan Yesus itu baik; Ia berjalan bersama umat-Nya dari masa ke masa.
Kami menyadari bahwa halaman-halaman buku ini tidak mampu memuat seluruh kisah dan perjuangan semua anak-anak Tuhan yang telah bekerja dengan setia pada masa itu. Tidak semua nama dapat tercatat, tidak semua cerita, tawa, dan air mata dapat diungkapkan. Namun, kami meyakini bahwa Tuhan Yesus melihat dan mengingat semua anak-Nya yang memberi diri dan apa yang mereka miliki untuk pembangunan gereja-Nya.Adapun apa yang tertulis di dalam buku ini hanyalah sebagian kecil dari sejarah panjang Jemaat GMIT Emaus Liliba. Ini adalah sebuah upaya sederhana untuk menelusuri bagaimana Tuhan Yesus Kristus menegakkan jemaat ini melalui anak-anak-Nya yang memberi diri untuk merintis dan membangun gereja-Nya pada masa awal.
Kami mengakui bahwa keberhasilan penulisan buku ini sangat terbantu oleh dua draft naskah sejarah Jemaat Emaus Liliba yang telah ditulis sebelumnya. Dengan rendah hati kami menyadari, kami hanyalah melanjutkan dan menyempurnakan apa yang telah dimulai oleh para pendahulu.
Menulis dan membaca sejarah pelayanan jemaat adalah bagian dari perjalanan iman untuk menelusuri jejak kaki Kristus di tengah umat-Nya. Di balik setiap nama, peristiwa, dan bahkan perbedaan pendapat yang pernah terjadi, kita menemukan kesaksian tentang penyertaan Allah yang tidak pernah berhenti bekerja. Ia memakai orang-orang sederhana, menyalakan pengharapan di tengah keterbatasan, dan membentuk jemaat-Nya menjadi saksi kasih di dunia yang terus berubah.
Buku ini mengingatkan kita bahwa perjalanan iman tidak selalu mudah. Ada masa-masa penuh tantangan, ada air mata, bahkan ada rasa tidak berdaya. Namun di balik semua itu, kita melihat tangan Tuhan yang memelihara, kasih Kristus yang menyatukan, dan Roh Kudus yang terus menyalakan semangat pelayanan di hati umat-Nya. Karena itu, sejarah ini menolong kita belajar dari masa lalu agar tetap setia melangkah di masa kini dan menyongsong masa depan dengan pengharapan yang teguh.
Kita hidup di zaman yang berubah sangat cepat. Ilmu pengetahuan dan teknologi berkembang pesat, tetapi di sisi lain banyak orang kehilangan arah dan jati diri. Tidak sedikit anak muda yang masih jauh dari kehidupan bergereja atau bahkan tidak mengenal sejarah jemaatnya sendiri. Dalam situasi ini, buku sejarah jemaat hadir untuk mengajak generasi muda mengenal akar imannya, mencintai gerejanya, dan terlibat aktif dalam pelayanan.
Semoga buku ini menjadi sumber inspirasi yang menguatkan iman, mempererat kasih, dan menyalakan semangat baru bagi kita semua untuk terus berkarya bagi Tuhan. Biarlah setiap kisah yang tertulis di dalamnya menjadi dorongan bagi kita untuk melanjutkan misi Kristus di dunia dengan cara-cara yang kreatif dan relevan. Kiranya Tuhan Yesus, yang sungguh baik dan setia, menuntun langkah kita untuk terus berjalan bersama-Nya dalam terang kasih yang tidak pernah padam.


